Friday, January 4, 2013

SANGAT SENANG! (2)

Gue termasuk orang yang sangat senang kalau dipuji. Sebenarnya semua orang suka dipuji. Hanya mempertegas saja. Hehe! Setelah post "SANGAT SENANG!" dibuat, beberapa teman gue jadi mulai memuji gue dan mereka berharap supaya gue capture dan masukin ke post gue. Enggak apa2 sih, malah senang. Ketauan banget mau ikutan kece. HAHAHA DASAR!

hmm. . . . .  

sincere

tumben banget loh dia muji gue! 

pasti gara2 ada post "Obed Timotius" -_-

mungkin miss Jill guru pertama yang baca blog gue.  EXCITED!

Dilihat2, gak banyak ya yang muji. Tapi seenggaknya capture2 di atas sudah meyakinkan bahwa blog gue bukanlah blog yang tidak-layak-baca-dan-sangat-menggelitik. 

Wednesday, January 2, 2013

AAAAAAASIK

Hari ini, 18 Desember 2012, kami siswa siswi BPK harus datang ke kebaktian Natal. Sedihnya, dapet pendeta yang saaaaangat ngantukin. Kita harus di GKI Bonti jam 7.30, sedangkan gue datang sekitar jam 6.30an, disambut dengan 2 teman anehku Obe dan Tirta yang sudah menunggu di depan gerbang karena mereka kepagian juga. Karena belum sarapan, tadinya gue mau makan ke Kopitiam di Hotel Carcadin sebrang, tapi si Obed sama Tirta kayaknya gak mau nemenin, jadinya batal deh. Jam 7 sudah mulai pada datang, dan jam 7.30, penuh sesak.

Ibadah dimulai jam 8, dan dilihat dari tampang saja keliatan banget ini pendeta boring to the max. Yak dan pandangan gue benar. Selama kotbah, gue ngantuk parah. Jadinya gue main jempol sama Marga. Masuk sedikit sih isi kotbahnya tapi 95% itu ngantuk. Setelah kotbah, doa syafaat. Demi apa itu doa syafaat lamanyaaaaaaa! 8 menit katanya. Pantesan leher gue pun agak sakit. Seperti 2 tahun lalu, sebelum pulang kita harus nyalamin guru satu2. Males dan gak penting, jadi gue dan yang lain langsung keluar. Hehe!

Oke, rencana kita sehari sebelum hari ini itu mau main ke rumah gue, tapi ke Riau Junction dulu karena mau beli bahan bikin sushi. Tapi si Karin bilang dia mau upgrade OS. Kebetulan banget iPhone gue juga ketinggalan OS banget, masih OS 4. Jadi setiap mau download games atau upgrade app suka keluar "Required OS 5". How annoying! Jadi gue sekalian ikutan, mumpung cuman 100rb plus dapet games dan program2 bayar lainnya.

Kita ketemuan di Mcd IP, dan ternyata upgrade OS itu lamanya setengah hidup! Gue sih gak enak sama yang lain, Obed, Marga, Youri, dan Cele. Karena kita lama banget, mereka gue suruh ke RJ duluan. Mereka berangkat naik mobil Cele. iPhone gue beres, tapi itu udah jam 12.30, dan gue minta supir gue jemput jam 1 di RJ, untungnya games2nya sudah dicopy di netbook Karin, jadi tinggal dia install di rumah, kalau enggak pasti lama banjets!

Gue inget angkot ke deket RJ karena kita pernah dari sekolah ke Giggle Box. Dari IP, gue dan Karin nyebrang. Sedihnya, ada orang gila tak berbaju dan pantatnya kemana2, jadinya kita nyebrang lagi, ngelewatin orang gila itu, ada zebra cross, nyebrang lagi. Ribet tapi aman. Untungnya, angkotnya ada. Karena masih agak kosong, jadi masih nunggu dulu. Masuk pasang cewek cowok dan cowoknya tuh kayak ngomongin tentang ada cewek lesbi. Pas sudah sampai di deket BEC, gue bilang ke Karin ada pasang gay, terus pasangan itu langsung ngeliat juga. Mungkin mereka mikir dosa apa gitu ya sehari ngeliat dua pasangan sesama jenis cewek dan cowok.

Dari BEC, kita berdua jalan ke RJ. Deket sih. Hokinya, pas nyampe RJ pas hujan. Diberkati banget. Mereka sudah nunggu di foodcourt deket GM. Gue melihat muka mereka sudah desperate banget terus Cele dan Marga udah kelaperan makanin bumbu kentang goreng. Karena lapar, jadi ngeganjel perut dulu pakai batagor. Karena Cele mau pulang, jadi Marga nemenin ke bawah. FYI, Marga gak bawa hp. Pas gue udah beres makan dan supir sudah sampai, kita kehilangan Marga. Jadi pas kita ke calais, Marga enggak ada. Kita naik lagi ke lantai 3 dan tidak menemukan Marga. Jadi kita mencar. Tapi Obed bilang kita ke informasi saja pake yang halo halo. Gue tau Marga pasti malu banget. Nama dia diumumin ke seluruh penjuru RJ. Tapi berhasil. Kita bertemu Marga. HORE! Kata Marga dia sudah stres banget tadi. Gak bawa hp gak bawa dompet. Dia bingung dia mau pulang gimana katanya kalau gak ketemu sama kita. Mobil gue tadi gue suruh muter lagi jadi kena macet. Karena penglihatan Obed yang salah, ternyata itu mobil Kijang lain.Tapi mobil gue gak jauh di belakang jadi kita kayak anak2 tolol lari2 di tengah hujan. Alhasil, kita basah kuyup. Sepatu basah penuh air.

Sampai di rumah gue, tradisi "Ninggalin Karina" itu gak pernah hilang. Kita sempet ngunci dia diluar dan gak ngebolehin dia masuk. Tapi akhirnya dibukain dan mulai bikin sushi.

Norinya sebungkus cuman ada 10, jadi cuman bisa bikin 10 gulung. Karena Karina sudah sangat lapar, jadi dia makan paling ganas. Belum beres dipotong, dia comot, kasih mayo, masuk deh ke mulut. Sampai si Obed marah2 gara2 dia dapetnya dikit.

Beres bikin sambil makan sushi, lanjut ke kamar gue. Karena iphone gue baru diisi program2 baru, Youri menemukan progran buat ngemix foto, namanya Mixbooth. Sumpah kita ngakak2, apalagi pake muka Youri, semuanya jadi cocok dan kocak parah. Terus kita foto2 narsis di kaca pake berbagai gaya aneh sampe keren. Dan detik2 terakhir batre iphone gue, Karin pakai buat foto pakai action cam. Sedihnya, belum di save iphonenya sudah keburu mati. Katanya fotonya kobe banget. Ngakak!













Saturday, November 10, 2012

flashback

Ive got bored by making history assignment, I interested to read my old posts. It seemed like why did I make such a super-duper-awkward-post. Especially, my first post. It was sucks. Cause seriously, words that I chose was incredibly bad. But by the time, I learned from many blog and read lots of books so I could improved my writing skills. Thanks to my mom that forced me over and over to read English book. Eventually, I knew a lot of vocab and reduced grammatical error. And I hated it when I tried to be polite by using word "saya" instead of "gue/gua" that's much more better to be read. I used to think that "aku" is too weird than word "saya". I do regret that thought.

Okay back to the topic. Beside from first post, other post about my old friends. It remembered me of them. Even though I have to read that awkward post, it made me remember how close I was to them. And I really missed them. Once they tried to plan some sort of reunion but failed. How sad. 9gag is true. If old friends wanted to make a hang out plan, it turns out failed. But when it comes from our bestfriend, we could go by that time. LOL!

Monday, November 5, 2012

LEMBANG

Rencana pergi ke Lembang sebenarnya sudah diinginkan sejak lama, tapi baru kesamapaian sekarang. Jalan2 kali ini sudah direncakan seminggu sebelumnya, tapi 4 hari sebelum pergi baru mulai ngajakin teman2. Sayangnya, banyak yang gak bisa. Kecewa sekali. Ujung2nya cuman ber-8 yaitu, Gue, Karin, Obed, Marga, Jose, Youri, Lili, dan Samuel. Padahal Cele, Ica, Elis, yang biasa pergi bareng gak bisa ikut. Mungkin karena hari Sabtu jadi mereka ada acara juga.

Kita rencana ketemuan di Dunkin Donuts Pasirkaliki jam 8, tapi jam 8 itu baru gue, Obed, dan Jose yang datang. Beberapa saat kemudian, Marga datang dan menunggu di depan Dunkin. Tapi karena kita duduk agak dipinggir, Marga gak ngeliat kita. Sialnya, pas gue mau moto dia lebih dekat lagi, Marga ngebalik dan melihat kita di dalam. Gue mau beli minum dan ngambil duit di ATM karena gue tau 75rb tidak akan cukup untuk jalan2 di Lembang. Balik dari Circle K, mobil Karin sudah parkir di depan Dunkin. Sami datang dengan jalan sok dada maju, dan gak lama dari itu Youri datang. Mereka berdua sama2 gak bawa tas. Santai banget. Habis itu, kita langsung capcus ke Lembang! FYI, Lili gak ikut ngumpul di Dunkin karena rumahnya sudah di Lembang.

marga kayak anak hilang
Tujuan pertama kita adalah De Ranch karena kita gak tau mau ke mana selain ke sana. Pertama kita foto2 dulu. Kita mengorbakan Youri untuk tidak ikut foto2 dan jagain tas sendirian. Kita jalan di jalan tengah De Ranch dan mulai mengambil gambar di sana. Kita itu, gue dan Obed karena cuman kita berdua yang bawa SLR. Beres foto2, kita ke tempat tadi untuk mengunjungi Youri dan memutuskan untuk meninggalkaan barang2 kita di sana. Melihat ada playground kecil, kita lupa umur. Langsung saja kita main tanpa malu. Ada ayunan, ada yang kayak buat gymnastic gitu tapi versi KW, dan juga serodotan campur outbond kecil. Gak lama kita main di playground, Lili datang. Kita habisnya kurang lebih setengah jam foto2 di sana. 
















Beres foto2, kita main sepeda. 15 menit 15rb. Gue malas main sepeda karena gue lebih tertarik main bola2 air itu. Tapi gue dipinjemin sepeda sama Marga karena katanya dia sudah capek. Tapi 2 keliling pun gue sudah capek -_-. Setelah beres main sepeda dan meninggalkan Karin dengan sepeda-roda-empat-yang-sedang-stuck di jembatan, kita menuju ke tempat bermain bola air. Pertama2 sih seneng2 aja, ternyata 5 menit di dalem sudah mau mati kurang oksigen. Pengap banget serius. Emang oksigen terbatas jadi gak bisa lama2 di dalem.






Keluar dari bola ini, gue berasa hidup kembali. Gue pikir gue bakal mati di dalam. Serasa air di gurun, kalau gue untuk dapet udara segar saja butuh perjuangan dulu. Jadi pusing habis main bola ini. Mungkin kapasitas oksigen dalam tubuh berkurang jadi pusing #sotoy. Nunggu Karin beli popercheese atau apalah itu, kita duduk2 menenangkan diri dan menikmati pemandangan De Ranch. Setelah Karin datang dan selesai makan, kita foto terakhir kalinya dan langsung menuju La Oma.

Transportasi terbatas memang kadang menyusahkan, tapi membawa kenangan tersendiri yang mungkin tidak akan didapat kalau naik mobil. Mas Ijannya Karin cuman bisa nganter kita sampai De Ranch dan tidak bisa antar jemput kita selama di Lembang. Jadi dari De Ranch, kita harus menyusuri jalan sampai ke tempat dimana banyak angkot ngetem. Untungnya, kita menemukan satu angkot yang orangnya bageur banget. Jadi pas kita naik angkot dia, dan semua penumpangnya sudah turun, kecuali ada satu orang yang mungkin gak kelihatan, kita ditanya mau dianterin sampai ke La Oma atau enggak. Boleh2 saja dan kata dia tarifnya cuman 3000rb per orang. Kita langsung deal dan ngasih dia tambahan seribu. Lebih baiknya lagi, dia nanyain kita pulang kemana. Katanya nanti dia mau jemput, jadi kita kasih nomer teleponnya Obed.

Kita memilih saung yang agak pinggir, tapi dekat dengan trampolin. Saat melihat harga di menu, gue cukup stress karena rata2 makanan harga di atas 40rb. Pasrah dengan harga, gue membeli yang cukup ekstrim untuk kantong pelajar, yaitu Tenderloin Steak seharga 72rb plus Ice Lemon tea seharga 20rb. Youri memesan nasi putih, ayam goreng, dan krupuk aci. Krupuk aci hanya 1500rb. Youri terkenal dengan ke-ekonomisannya. Youri Alvin Ekonomis. Hehe pis! Makanannya keluar agak lama, jadi kita ngobrol2 dulu. Gue pingin main trampolin tapi gak ada nemenin jadinya gue gak jadi main.

Kurang lebih satu jam kemudian, makanan barulah pada datang. Jose mesen spaghetti carbonara seharga 50rb dengan porsi yang sangat sedikit. Kita semua tertarik dengan krupuk aci Youri, terus cocol ke sambel Sami. Karena so Jose kurang kenyang, dia pesn krupuk aci. Lalu ada yang mau krupuk aci juga jadi pesan 2. Kita makan krupuk aci pakai sambel plus kecap manis. Pesan 2 kurang, kita pesan 3 piring. Karena manggil mba/mas nya lama pakai kentongan, jadi si Karin teriak ke mbanya, "MBA KRUPUK ACI 3 PIRING YA!", mungkin Karin dilahirkan tanpa urat malu atau urat malunya putus saat dia lahir. 3 piring krupuk cari habis dalam waktu kurang dari 2 menit. Merasa belum puas dan juga kecap dan sambel belum habis, kita pesen 2 lagi. 2 piring lenyap tanpa sisa dalam waktu kurang dari semenit. Gue bilang kalau pesan 4 piring juga pasti habis, jadinya kita pesan 4 piring sampai mba2nya keketawaan. Itulah pesanan terakhir kita. Dan gue benar, 4 piring ludes. Mungkin kita bisa masuk rekor dalam memesan krupuk aci terbanyak di restaurant itu. 12 PIRING KRUPUK ACI. Lalu kita minta bonnya. Setelah di cek, 12 piring krupuk aci tercantum 36000rb yang seharusnya 18000rb. Setelah kita melalui sedikit perdebatan, akhirnya 18000rb balik. Lumayan buat bayar angkot.

8 piring
piring yang dipegang Youri berjumlah 12
bersama mba2 pengantar krupuk aci

Supir angkot yang tadi baru bisa jemput kita 1 jam lagi, jadi dari La Oma kita jalan ke rumah Lili dengan penuh perjuangan. Berhubung Lili belum traktir ulangtahun, jadi kita nyuruh dia traktir es lilin yang terkenal di Lembang. Ternyata jarak La Oma-Es Lilin dekat jadi gak susah2 cari jalan kudu kemana. Dari tempat es lilin, kita nekat jalan ke Jalan Jayagiri. Jauh banget. Tapi hitung2 untuk menghilangkan lemak dari kruuk aci 12 piring, kita rela jalan sejauh itu. Panas, bau, dan jalan yang agak nanjak bikin kita semaput pas nyampe di rumah Lili. Lili seneng banget dapet tamu soalnya jarang2 dia bisa kedatangan tamu. Tapi gue lebih merasa kita itu merepotkan karena ke rumah Lili cuman numpang lihat2 plus dikasih minum sama Papanya Lili. Dia punya anjing yang lucu maksimal berwarna putih. Waktu sudah menunjukkan jam 3, teman dari supir angkot tadi sudah menjemput kita.

Berasa angkot VVIP. Mungkin lebih ke nyewa angkot dengan harga yang sangat teramat murah. 7 orang dari Lembang sampai Istana Plaza hanya 50.000rb. Bisa bayangin kan murah banget. Pulang tuh dengan perasaan yang sangat senang. Karena gak ada penumpang lain, kita nyanyi2 di angkot. Untung saja supir angkotnya gak protes. Hehehehe!

Saturday, October 27, 2012

Obed Timotius

Setelah teman gue yang satu ini baca blog tentang Jogja, dia protes karena tidak banyak peran dia di post itu. Jadi, gue bilang akan bikin 1 post full tentang dia. Untuk memuaskan hati pembaca yang setia ini, gue akan membuat satu post khusus.

barang bukti
Pertama kali gue menyadari kehadiran Obed yaitu pas kelas 7 dan dia mulai ngerjain si Karin. Bahkan saat PC (Preparation Class), gue tidak menyadari keberadaan dia. Kejadian di kelas 7 yang bikin gue jadi kenal sama dia adalah saat dia ngambil tempat kacamata gue yang berbentuk tulang. Saat itu, gue masih suka ngomong "anjing". Dia ngambil tempat kacamata gue dan diikuti dengan serangan gue sambil melontarkan kata "anjing". Dia bilang, gue adalah cewek pertama yang pernah dia temui selama hidupnya ngomong "anjing". Kata itu sudah familiar di SD lama gue dan gue gak tau kalau di sekolah lain cewek2nya jarang ngomong kasar. Dan barulah gua ketahui bahwa dia itu orangnya suci dan suka baca Alkitab, gak kayak gue. Tapi pas kelas 7 gue gak dekat sama dia karena dia dimusuhin sekelas. Tingkahnya yang agak menghakimi membuat dia dijauhin sekelas. Katanya sih dia suka baca Alkitab tapi kelakukannya beda banget. Itulah salah satu alasan kenapa dia dimusuhin. Yang bikin lebih najis lagi, cara fotonya, katanya gak alay, tapi buat gue ini sudah alay maksimal.

kelas 6
see?
sempat diperbincangkan
ini pose yang kata Obed gak alay....-_-
Kita makin hari makin benci sama Obed. Gue, Karin, Youri, Marga tuh udah paling semangat kalau ngomongin si Obed. Satu hal lucu yang Youri buat adalah jandaPad. Perut Obed yang besar mirip kayak ibu hamil, sedangkan tingkah lakunya yang kayak cewe. Jadi gabungan dari ibu hamil plus tingkah laku kewanitaannya, dia mendapat julukan janda. Cara fotonya yang pake tangan "L" itu menjadi inspirasi Youri bikin suatu alat yang dinamakan jandaPad. Kreatif parah! Pas pelajaran agama, ada satu bab yang ngejleb banget buat Obed, salah satu dari kita (pembenci Obed) juga nanya pertanyaan yang ngejleb Obed. Hehe! Tapi akhir2 kelas 7, kita mulai toleransi terhadap sikap Obed.

Ternyata kelas 8 gue terjebak lagi dengan si Janda (pis Bet!). Tapi gak tau kenapa anak ini jadi baik dan gak serese kelas 7. Tiba2 aja gua jadi dekat sama Obed, gak tau kenapa. Rasanya nyaman dan gue gak merasa ada paksaan berteman dengan dia. Selain itu, kita punya passion yang sama, yaitu fotografi. Jadi kita berdua masuk ekskur fotografi. Gue merasa nyaman sama dia dan gak canggung sama sekali kalau gue jalan berduaan sama dia. Begitu pula dengan Obed. Bodoh amat apa yang orang2 pikirin, gue dan Obed itu cuman teman yang cukup dekat saat itu. Pepatah 'benci jadi cinta' itu benar. Maksudnya, bukan cinta sebagai pacar atau pasangan, tapi sebagai teman. Dulu gue benci banget karena sikapnya yang bikin keluar asap, tiba2 saja kelas 8 bisa deket banget sama dia, karena memang dia mengubah sikap lamanya itu. Bukan cuman gue doang yang ngerasain hal itu. Sama halnya dengan Karin, dia juga jadi sangat dekat dengan Obed. Padahal dulu kita sama2 benci Obed. Pertemanan kita barulah diresmikan kelas 8.

Setelah melihat beberapa foto Obed, mungkin sudah kebayang betapa bulatnya dia. Tapi musibah menyerangnya, dia terkena typhus dan 12kg lemak hilang dari tubuhnya. Di satu sisi, dia stress karena harus sakit yang bisa bikin dia gak masuk selama kurang lebih 2 minggu, tapi di sisi lain, dia gak perlu diet untuk menjadi cowok dengan berat normal.

obed, gue

gue, obed

See? Dia kurus banget! Katanya celana nasional dia yang tadinya hampir mau beli lagi jadi longgar! Wow fantastic baby dance #eh. Banyak banget guru yang menyambut kedatangan Obed setelah 2 minggu, dan hampir semua komen mereka, "Obed jadi kurus ya". Memang bedanya jauh banget antara dulu sama sekarang.

Sejak kelas 8 akhir, Obed mulai menggali lebih dalam skill fotografinya. Karena gue pernah les di Budhi Ipoeng, dan gue mengerti dasar2nya, jadi gue ajarin saja ke Obed dasar2 fotografi tentang f, shutter speed, dan ISO. Satu hal lucu, waktu itu baru gue ajarin tentang shutter speed, terus dia main ke rumah Karina. Moto orang lompat pakai shutter 1/4000 dan ISO 3200 yang bikin gue ngakak guling2. Padahal dia foto di outdoor yang biasanya pakai shutter speed 1/150 pun sudah cukup. Gue ngasih tau tentang itu ke cici gue, cici gue ikutan ketawa.

Waktu demi waktu berlalu, akhirnya kita menjadi senior di jenjang SMP ini. Sayangnya, gue gak sekelas lagi sama Obed. Bisa dibilang gue lebih pinter dari dia kelas 8, tapi kelas 9 dia jauh lebih pinter dari gue. Dia jadi rajin banget. Setelah bagi rapor tengah semester, sumpah demi apa rapor dia bagus banget dan gak ada merah. 6 nilai terbakar di rapot sudah bikin gue cukup stress. Iri maksimal.

Dulu gue sering ngajakin Obed ke lembang buat hunting foto, tapi dia selalu nolak karena katanya sih belum punya SLR. Anehnya, tiba2 dia ngajakin gue ke lembang, pasti ada sesuatu yang ganjil. Dan prasangka gue benar, dia beli SLR karena rapornya yang super bagus itu. Ceritanya, dia lagi di kamar, terus mamanya bilang dengan nada agak marah nyuruh dia mandi. Dia bilang dalam hati, "Salah apa gue jadi anak". Terus dia dibawa ke Jonas. Dia bingung, terus ortunya nyuruh dia beli kamera. Obed melompat kesenangan pas dibilang suruh beli kamera. 60D pula. Kamera yang terbilang bagus meskipun belum masuk ke tingkat pro. Di rumahnya, dia motoin bunga2 gitu terus nanyain foto itu angle nya sudah benar atau belum. Foto bunga sudah lumayan, tapi ada foto daun yang menurut gue sangat geje.

Dia juga membantu gue dalam proses jadian gue, dia dan Karin tepatnya. Dia bantuin Jose sampai akhirnya Jose jadi milik gue sekarang. Setelah jadian, Obed semacam jadi tampungan curhatan Jose. Mereka juga satu tempat les jadi makin gampang si Jose cerita ke Obed. Lucu banget deh serius.

Obed itu gak pernah pacaran. Katanya jadi gembala di gerejanya gak boleh pacaran, dan dia menuruti peraturan itu. Cocok sama namanya, OBEDient! Selain itu, Obed adalah pembully nomer 1 Karin. Meskipun, gue, Obed, dan Karin sangat dekat, Karin tidak pernah lepas dari bully-an Obed. Tapi hal itu malah bikin kita makin dekat satu sama lain.

Sunday, October 21, 2012

SANGAT SENANG!

Kadang gue ngerasa blog gue tuh ngebosenin atau garing atau bahkan cuman diliat gambarnya doang ya? Ternyata mereka betah baca blog gue. Bahkan, teman gue yang gak suka baca buku (baca: Karina) menunggu2 post baru gue. Dan ini ada beberap komen dari teman2 unyuku! :*
anak juara umum pun berkata demikian
bocak rusak
gue tau blog lucu itu cuman gengsinya dari kata blog keren. *pede*
gue sangat menghargainya :''')

Youri bingung kenapa gue bisa hafal detil2 kejadian yang terjadi di Jogja. Sebenernya karena gue mengalaminya sendiri maka dari itu gue gak mungkin bisa lupa secepat itu. Terlalu berharga untuk dilupakan. Momen2 bareng teman yang mungkin hanya bisa terjadi setahun sekali dan tahun terakhir gue bisa bareng mereka semua. Loh kenapa gue jadi curhat tentang teman -_-

Pas gue dapet komen2 positif itu, gue merasa sangat senang. Hal itu berarti bukan cuman teman2 sepermainan gue doang yang bilang bagus (baca: keren), teman luar sekolah juga bilang blog unyu gue ini bagus. Komen2 ini gak akan bikin gue tinggi hati, malah dari komen2 itu bikin gue makin bersemangat nulis lagi. Dan bahkan lebih inovatif dari sebelumnya. Semoga.....

Friday, October 19, 2012

WOW

I've just seen the statistic of my blog viewers and i was quite shocked. 1100 more viewers is an amazing achievement for me. And, the viewer's not only from Indonesia, but from other countries such as Russia, Germany, United State, Singapore, etc. I believe that they don't understand what my blog is about but how cool is it to be visited by strangers from other countries. 43 people from United State visited my blog, at least it's not just 1 or 2 people visit my blog. Honestly, i feel down when i saw one of my friend's blog that has 6000 and more visitors. It was like seriously you've those 6000 visitors? It sounds crazy for me because it's six times more from my viewers. Hellyeah but i want to all of you to know that i eagerly want to be a famous blog writer like radityadika. He was like super awesome! Seriously, he got verified for his twitter account. He must be proud of that. Hope for the best for my blog's fate. That's all.